Rabu, 08 Juli 2015

"Where Are You? What Are You Doing?"

Cast: All B.A.P
(Bang Young Guk
Kim Himchan
Jung Daehyun
Yoo Young Jae
Moon Jong Up
Choi Jun Hong a.k.a Zelo)

Author : Hara Yumi (하라 유미. Facebook: Hara Yumi )

Lenght : One Shot

Ranting : T / Friendship

Note : - siapkan daya imajinasi kalian yang tinggi. Untuk FF gaje keduaku ini.
Yang dicetak tebal dan miring adalah terjemahan lagu Where Are You (B.A.P). Dimana saat mereka sedang melakukan sesuatu tanpa mereka sadari ada lagu yang mendampingi hidup mereka kalo di Film-Film seperti Soundtrack.
Maaf banyak typos bertebaran.
Yuk langsung baca aja!!!!
‘ ‘ ‘ ‘

Memang sedikit aneh, tapi aku datang ke sini sendiri
-sore hari-

Sepasang kaki milik Daehyun berjalan menyusuri trotoar kota Seoul sore ini. langkah demi langkah Daehyun menyusuri kota tersebut hingga akhirnya langkah Daehyun berhenti disebuah toko kecil disudut kota itu. Sebuah Coffee Shop. di sisi sudut toko tersebut terlihatlah Sebuah taman tersembunyi. Dengan senyumya Daehyun berjalan untuk menghampiri taman tersembunyi tersebut.
‘ ‘ ‘ ‘
Di antara orang-orang yang terlihat begitu bahagia
Aku berjalan-jalan dan makan makanan yang enak
Daehyun berhenti saat dia ada didepan coffee shop. Dengan matanya yang jelli dan hidungnya yang tajam Daehyun melihat dan mencium aroma sedap dari sebuah Chesecake yang baru dipajang dietalase Coffee Shop. Daehyun menatap lama kedalam toko tersebut hingga akhirnya dia melangkah masuk kedalam toko untuk membeli makanan tersebut.
-KRININGGG- bunyi lonceng yang terpasang diatas pintu yang bertanda ada seseorang yang membukanya.
“annyeonghaseyo?” sapa pegawai wanita Coffee Shop tersebut. Daehyun tersenyum untuk membalas sapaannya. “ada yang bisa saya bantu?” tanya sang pegawai.
“satu Chesecake ukuran sedang” ucap Daehyun dengan matanya yang memandang kue lezat tersebut.
“baik. Dimakan disini atau..”
“dibawa pulang” potong Daehyun cepat.
“baik tuan anda boleh menunggunya disana.” ucap sang pegawai menunjukan sebuah kursi kosong.
Daehyun pun duduk dikursi yang tadi ditunjuk oleh sang pegawai. Tak lama kue pun siap dan terbungkus sangat rapih ditempatnya. Daehyun melangkah menuju kasir dan membayarnya.
‘ ‘ ‘ ‘
-pagi tlah kembali lagi di Korea-
Kemudian sehari berlalu
Tapi tidak bersamamu terasa sedikit aneh
Pagi ini hujan turun dengan derasnya di kawasan Itaewon. Sebuah alunan music menghiasi rintikan hujan, sebuah lagu -Rain Sound- yang diputar Young Jae cukup pas untuk pagi ini. Young Jae berjalan didalam rumahnya dengan membawa secangkir coffee panas yang baru dia buat. Tak lama akhirnya Young Jae duduk disofa putihnya dengan memandang jauh keluar sana. Tanpa dia sadari dia ikut menyanyi lagu tersebut .
♪♫ i bissoriga ni moksorinji ♪♫
♪♫ nal bureuneun sorinji naman nol senggakhani ♪♫
♪♫ i biga nareul wirohejulkka ♪♫
♪♫ iron ne mameuralkka jakku niga senggangna ♪♫
♪♫ haneura nal dowajwo ♪♫
♪♫ i bireul jom momchwojwo ♪♫
♪♫ geu ereul ijeul su itge Oh No~ ♪♫
♪♫ i bissoriga ni moksorinji ♪♫
♪♫ nal bureuneun sorinji naman nol senggakhani ♪♫
♪♫ i biga nareul wirohejulkka ♪♫
♪♫ iron ne mameuralkka jakku niga senggangna ♪♫
Young Jae tersenyum saat dia sadar dia ikut menyanyi lalu dia menyesap sedikit demi sedikit coffee panasnya.
‘ ‘ ‘ ‘

Kita dulu selalu bersama-sama
Aku sangat merindukanmu
-Pagi hari di London-

Disebuah Apartemen yang mewah Young Guk sibuk dengan pekerjaannya yang sedang mencorat coret bukunya dengan not-not yang sedang dia coba buat. Seseorang Waiter yang dia panggil menghampiri Young Guk dengan membawa sebuah pakain hangat.
“Good morning Sir? I have brought the clothes you ordered.is there anithing else you need from me?” tanya sang Waiter tersebut sambil meletakkan pakaiannya.
“no, thanks” Young Guk menatap Waiter tersebut lalu tersenyum manis padanya yang disambut dengan senyuman juga.
“okay” jawab sang Waiter dan keluar dari kamar Young Guk.
Setelah sang Waiter pergi sekilas Young Guk memandang baju tersebut namun sesaat pandangannya teralih. Young Guk memandang keluar dan melihat sang surya yang sedang berusaha naik untuk menyinari bumi. Young Guk menatap lama sang surya hingga keheningannya terpecahkan oleh suara ponselnya. Young Guk melihat ponselnya untuk membaca sebuah pesan yang masuk. tak lama kemudian dia menutup buku catatannya dan beranjak dari duduknya.
‘ ‘ ‘ ‘
Kau dimana? Apa yang kau lakukan? Apa kau baik-baik saja?
Karena kau tak di sampingku, sendiri, hari yang sepi
-di Korea-
Suara ponsel tergema yang menyeruak begitu keras di ruangan. Sebuah tangan mencoba mengambilnya untuk mengangkat panggilan tersebut.
“yeoboseyo?” ucap namja yang menganangkat telephone tersebut.
Tak lama kemudian percakapan mereka pun selesai dan tangan sang namja pun turun dari telinganya dan meletakkan ponselnya di tempatnya tadi setelah itu dia beranjak dari tidurnya dan melangkah menuju kamar mandi.
Namja tersebut adalah Himchan yang sedang berada disebuah rumah yang begitu megah. Himchan bercermin dikamar mandinya dan dia tersenyum saat melihat wajahnya sendiri. Dia memegang dagunya dan menyamping kiri kanankan wajahnya. Setelah puas melihat wajahnya Himchan mencoba untuk mencukur rambut didagunya yang menurutnya membuat dia merasa kurang nyaman dan tampan.
“kenapa pada saat seperti ini aku masih terlihat tampan, tapi ini sangat mengurangi standar tampanku. I’m sorry aku harus mencukurmu” ucap Himchan pada pantulan bayangannya dicermin.
‘ ‘ ‘ ‘

Biskah kau mendengarnya? Bisakah kau melihatnya? Hatiku?
Sebuah alunan music tergema disebuah ruang tari, terlihatlah seseorang yang sedang menari (dance). Dengan lemasnya dan piawainya sang namja pun nge-dance tanpa merasakan sebuah rasa lelah. Namja tersebut masih tetap menari sampai sebuah lagu telah berganti dengan sebuah lagu yang tak asing -Save Me-.
Sebuah suara langkah kaki terdengar cukup keras ditelinga sang namja dan membuatnya berhenti menari dan memandang sang pemilik suara langkah kaki tersebut dengan senyum khasnya. Jong Up menerima air mineral yang diulurkan oleh pemilik langkah kaki tersebut.
“kau pasti sangat kelelahan” ucap wanita pemilik langkah kaki.
“aniyo” ucap Jong Up sambil tersenyum membuat wanita tersebut juga tersenyum.
“apa yang akan kau lakukan setelah ini? Apa kau akan terus menari sepanjang waktu?”
“itu adalah pekerjaanku slama ini, aku harus menari dari awal hingga akhir” jawab Jong Up mantap.
‘ ‘ ‘ ‘

Aku harap itu sampai padamu
Dirumahnya Zelo sedang berkutik dengan kertas origaminya yang dia buat pesawat. Sebuah suara radio menyiarkan sebuah lagu -Warrior- Zelo tersenyum saat lagu itu mulai berputar dengan damai dia mendengarkannya, namun saat dibagian Rap- dia ikut bersenandung.

♪♫ Yeah ♪♫
♪♫ Ginagin ssaume mogi mareun geu daedeureul wihae nallineun punch ♪♫
♪♫ Simjange ullineun nae mari nimalgwa dareuni hwaganani deureo samadi jansori ♪♫
♪♫ Rest in peace ♪♫
♪♫ insildeureul wihan i gido garyeojin siseutem geomeun geurimjaga wiro ♪♫
♪♫ Deopyeodo gulhaji annneun sinseonghan baetji ♪♫
♪♫ What’s The Name Of The Game? B.A.P ♪♫
Dia cukup terhibur dengan lagu tersebut sampai-sampai dia tak menyadari bahwa origami yang dia buat sudah cukup banyak. Zelo melihat hasil origaminya dan mencoba menerbangkan origami pesawatnya dengan masih menyanyi.
‘ ‘ ‘ ‘

Aku berjanji untuk datang kesini seperti saat aku menggenggam erat tanganmu
Young Guk mematung didepan cermin dengan memakai baju yang tadi disiapkan. Young Guk menatap jam ditangannya lalu dia melihat sebuah tiket pesawat dimeja dekat buku notnya. hatinya benar-benar berdebar sangat kuat hingga membuat tangannya ikut bergetar. Namun, Young Guk hanya memandang tangannya lalu meletakkannya didada sebelah kirinya dengan tersenyum memandang cermin. Senyum yang sama seperti tadi itu adalah senyum yang sangat damai, dan sebuah senyum ketulusan.
“apa kalian merindukanku? Aku sangat merindukan kalian selama ini, aku sudah berjanji pada kalian bahwa aku akan kembali dan ini adalah waktunya. Ini adalah waktu yang tepat untuk kita bersama lagi” gumam Young Guk dalam hati.
‘ ‘ ‘ ‘
-hari berikutnya-
Mungkin karena aku sendirian tapi aku bahkan terus memikirkanmu, Kau seharusnya tidak pergi
Di hari berikutnya dan di taman tersembunyi Daehyun melukis pemandangan yang ada didepannya. Pikirannya menerawang jauh. Dengan nafas yang berat Daehyun memandang langit pagi ini. Daehyun tersenyum saat dia melihat sebuah pesawat yang sedang melintas diatas sana.
Daehyun melihatnya hingga pesawat tersebut tak bisa dia lihat lagi.
“setiap hari aku slalu melihat pesawat yang terbang diatasku. Tapi aku tak pernah melihatmu melangkah ketempat ini. Apa kalian masih ingat tempat ini? Apa hanya aku seorang yang masih mengingatnya. Aku benar-benar sendirian saat ini. Aku butuh seorang model untuk lukisanku seperti dulu” lirih Daehyun .
Dan Daehyun tersenyum memandang lukisannya lalu dia melanjutkannya lagi.
‘ ‘ ‘ ‘
Apa kadang-kadang kau memikirkanku?
Meski hari tlah berlalu tapi bagi Young Jae ini tetap sama seperti hari sebelumnya. Pagi ini hujan turun lagi dikawasannya.
Seperti hari sebelumnya. Young Jae masih bersenandung hingga music berganti -With You-. Lagi-lagi kut bersenandung lagi?
♪♫♪♫♪♫♪♫♪♫♪♫♪♫♪♫♪♫♪ MUSIC WITH YOU ♫♪♫♪♫♪♫♪♫♪♫♪♫♪♫♪♫

Narasi Young Jae yang beriringan dengan lagu -With You-
“aku berharap seperti lagu ini, kita slalu bersama. Kau dan aku, ah..? Lebih tepatnya kita. Aku slalu menunggu hari itu, apa kita akan bersama lagi setelah begitu lama tak berjumpa? Apa kalian masih mengenaliku. Apa kalian masih ingat namaku? What Are You Doing ? Apa kalian tak merindukan keberadaanku yang sangat kesepian. Bahkan seharipun aku sangat merindukan kalian. Aku? Aku slalu mengingat kalian. Meski aku tak tau dimana kalian saat ini tapi, aku berharap aku slalu bersama kalian. Aku slalu tersimpa dimemori kalian saat ini”
‘ ‘ ‘ ‘
-malam telah menyapa dan udara dingin pun merayap diseluruh tubuh-
Aku mencarimu setiap hari
Jong Up keluar dari ruang tari dan dia berhenti dipintu gedung untuk menghirup udara malam yang begitu sejuk. Jong Up tersenyum saat menyadari perbuatannya.
“ah..? Ini sangat memalukan? Apa yang baru saja aku lakukan ini sangat mengerikan. Apa ada orang disana yang melihatku? Aku harap tidak ada?” ucap Jung Up lirih.
Lalu dia berjalan menyusuri malam seorang diri sambil melakukan beberapa gerakan dance dalam perjalanannya.
-narasi Jong Up yang menemani langkahnya dimalam ini-
“setiap malam aku slalu berjalan sendirian dan saat pagi aku datang ketempat itu sendirian. Apa kalian tak ingin menari bersamaku lagi seperti dulu. Aku mencari kalian. Tapi aku tak tau kalian saat ini ada dimana.?”
‘ ‘ ‘ ‘
-hari benar-benar cepat berlalu tapi ini masih permulaan-
Esok pagi, aku mungkin akan bangun dari mimpimu lagi, aku masih tetap sama..
Pagi hari Himchan tlah selesai mandi. Dengan rambutnya yang masih basah karna habis mandi Himchan berjalan keruang tenganya dengan sehelai handuk yang menutupi bagian miliknya ^-^. Himchan menyalakan sebuah DVD dan itu adalah DVD dimana B.A.P mendapat penghargaan World yang diadakan di America beberapa tahun silam. Himchan tersenyum sedangkan tangannya tak lepas dari handuk kecil yang dia gunakan untuk mengeringkan rambutnya.
“aku mengharapkan itu terulang lagi pada kami?” lirih Himchan saat melihat DVD tersebut.

Tapi tidak bersamamu terasa sedikit aneh
Meski hari tlah berlalu tapi yang dilakukan Zelo hanyalah menerbangkan origami pesawatnya Zelo masih menerbangkan pesawat origaminya dengan bangga. Saat semua origami pesawat telah dia terbangkan tiba-tiba dia mengacak-acak rambutnya sendiri.
“Arrrgggghhhhhhh!!!! Aku sangat bosan!! Aku hanya melakukan ini. Aku melakukan ini lagi. Aku benar-benar bosan dan kesepian saat ini. Where are you??” teriak Zelo.
Zelo benar-benar frustasi karena kesepian. Dia benar-benar merasa butuh seorang teman. Zelo berjalan menuju tempat makannya dan dia mengoleskan jam ke rotinya. Lagi-lagi dia mendengarkan musik dari radionya -Yes Sir- adalah lagu yang sedang diputar diradionya. Zelo menyuapkan rotinya dan dia melangkah mendekat ke jendelanya dia memandang kearah lapangannya dan dia melihat bola basket yang tadi malam digunakannya.
“ah..?? Aku benar-benar ingin memainkannya bersama kalian lagi” lirih Zelo. Lalu Zelo berjalan mendekat radionya dan mengeraskan volumenya.

Kita dulu selalu bersama sama
Aku sangat merindukanmu
Kau dimana? Apa yang kau lakukan? Apa kau baik-baik saja?
Karena kau tak di sampingku, sendiri, hari yang sepi
Bisakah kau mendengarnya? Bisakah kau melihatnya? Hatiku?
Aku harap itu sampai padamu
-FLASHBACK HARI SEBELUMNYA. SEBELUM JONG UP PULANG-
Di waktu yang sama (sore hari) namun, berbeda tempat mereka ber-enam melihat sang Surya yang akan terbenam. Dengan perasaan yang mereka sedang rasakan sendiri.
Di tempatnya melukis Daehyun merapihkan alat lukisnya dan melangkah menjauh dari taman tersebut.
‘ ‘ ‘ ‘
Young jae meletakkan cangkir coffeenya dan dia beranjak dari duduknya dan dia berjalan menuju pintu rumahnya dan memandang tanamannya yang telah basah karena tlah terguyur hujan seharian ini.
‘ ‘ ‘ ‘
Young guk berbalik dan dia memandang kopernya yang sudah ia siapkan sedari tadi. Sedikit demi sedikit dia melangkah meraih tiket pesawatnya dan menarik kopernya meninggalkan apartemennya yang mewah.
‘ ‘ ‘ ‘
Pandangan Himchan teralih pada sebuah acara televisi yang sejak pagi dia putar. Disana terkabar sebuah berita yang sedikit mengejutkan namun dia tersenyum seletah mendengarkannya. Himchan berjalan dan duduk disofanya lalu dia memutar lagi DVD yang sebelumnya dia tlah putar.
‘ ‘ ‘ ‘
Jong up kembali melakukan gerakannya menari dan menari hanya inilah yang ia lakukan sedari tadi dia benar-benar kesepian.
“kenapa aku slalu melakukan ini? Karena aku slalu berharap kalian akan melihat gerakanku lagi gerakan yang pernah kita lakukan bersama. Gerakan yang membuat kita tersenyum bersama seperti dulu. Aku berharap seperti itu, aku berharap kalian akan melihatnya lagi dan kita melakukannya bersama-sama lagi.”
‘ ‘ ‘ ‘
Zelo sedang bermain basket seorang diri. Dan sekarang Zelo melanjutkan memantul-mantulkan bola basketnya lagi. Dia melempar bola tersebut ke ring dan bola pun masuk dengan mulusnya. Zelo terduduk dan hanya melihat bolanya yang masih memantul sendiri. Zelo merebahkan dirinya di lapangan tersebut. Tangannya terangkat keatas dan dia membolak balikan telapak tangannya.
“apa kalian ingat saat kita mengadakan Tour tahun-tahun sebelumnya ***bayangin pas mereka main basket di B.A.P Attack ep.4 di LA***. Kita pernah memainkan ini bersama dan itu sangat menyenangkan meski itu membuat kita merasa lelah tapi, berbeda dengan saat ini. Aku melakukannya sendiri seorang diri. Hanya aku sekarang yang memainkannya. Tak ada yang menyenangkan lagi dan aku benar-benar merasa lelah sekarang. Aku ingin melakukannya bersama kalian lagi. Tapi dimana kalian saat ini aku merindukan kalian”
-FLASHBACK END-
‘ ‘ ‘ ‘
Aku berjalan dijalanan ini sendirian
Sebuah pesawat melandas di Bandara Seoul dari tujuan London-Seoul. Seorang namja keluar dari pintu keluar dengan senyumnya dia mendorong kopernya. Tangannya memegang sebuah kertas. Kertas not. Young Guk berhenti sebentar ditengah ruangan yang besar tersebut untuk mengedarkan pandangannya kesegala penjuru.
“aku telah kembali kawan”. Ucapnya lirih. Lalu dia meneruskan langkahnya.
‘ ‘ ‘ ‘
Saat ini Young Guk sedang berjalan. Berjalan di tempat yang sama seperti Daehyun waktu itu. Dia berjalan menyusuri trotoar Kota Seoul. Langkah demi langkah Young Guk menyusuri kota tersebut hingga akhirnya langkah Young Guk berhenti disebuah toko kecil disudut kota itu. Sebuah Coffee Shop toko yang sama saat dikunjungi oleh Daehyun. Young guk melihat kesalah satu sudut dan dia pun tersenyum saat dia melihat taman tersebut masih ada. Taman yang tersembunyi, taman dimana memiliki sebuah kenangan masalalunya.
“aku senang ternyata taman ini masih ada dan itu membuat harapanku semakin tumbuh. Aku ingin bertemu kalian lagi seperti dulu” gumam Young Guk.
‘ ‘ ‘ ‘
Aku sudah terbiasa untuk itu tapi itu tidak menyenangkan
Jong Up sedang berlari pagi menyusuri terotoar yang menuju kearah Coffee Shop. Jong Up berlari ditempat dan pandanangnya memandang toko tersebut. Jong Up berhenti berlari ditempat dan dia mengeluarkan ponselnya dan mencoba memfotonya.
“aku tak tau ternyata toko ini masih ada” sambil memfotonya.
Jong up tersenyum cerah saat dia sudah mendapatkan foto tersebut lalu dia melanjutkan untuk lari lagi.
‘ ‘ ‘ ‘
Aku masih sama seperti sebelumnya tapi
Aku masih tetap malas tanpamu
Pagi ini Daehyun masih terbaring dengan malas di kasurnya dengan mengotak-atik ponselnya. Dia menulis sebuah catatan di akun Twitternya (lebih tepatnya update).
“annyenghaseyo yeorobun, apa yang sedang kalian lakukan di pagi hari aku harap kalian membuat hal yang baru dihari ini, fighting !!!” taklama komentarpun berterbangan di catatan Daehyun. Daehyun membaca komentar dari penggemarnya. Daehyun sibuk membacanya. Dan dia tersenyum saat membaca sebuah komentar.
“Daehyun-ssi will you marry me today ??”
“ saranghaeyo oppa
“Oppa Mention Woy !!!” *fans ngotot*
“Daehyun oppa ini sudah tahun yang ke-4, apa kalian tak akan menyapa kami lagi. Aku sayang kalian
“sebentar lagi, kami sedang menunggu hari yang tepat” gumam Daehyun seraya membalas apa yang ditanyakan oleh penggemarnya.
‘ ‘ ‘ ‘
Jadi apapun yang aku lakukan, tempat kosong yang kau tinggalkan terasa begitu luas
Young Jae sedang merapihkan rumahnya dia memandang rumahnya yang terlihat sangat luas tersebut.
“ahh...? Kenapa ruangan ini terasa begitu luas. Saat dulu ruangan ini terlihat sangat sempit? Untuk kita” gerutu Young Jae.
Young Jae menarik nafasnya dalam-dalam lalu dia berjalan menuju sofanya untuk merapihkannya.
‘ ‘ ‘ ‘
Jong Up sampai dirumahnya dia sedang mengambil air untuk diminumnya. Namun, matanya tertuju pada ponselnya dia melihat hasil photo yang tadi dia ambil. Jong Up terbelatak saat dia melihat sesuatu dalam photonya. Jong Up pun menZoomnya dan terlhatlah siapa yang ada di-photonya. Jong Up tersenyum senang.
“apa ini hari yang kita tunggu aku harap seperti itu. Dia datang. Dia tlah kembali tapi apa yang harus aku lakukan aku tak tau mereka ada dimana sekarang. Apa yang harus aku lakukan” teriak Jong Up yang sedikit frustasi. Jong Up mengacak-acak rambutnya dan menjambaknya hingga dia merasa sakit dikepalanya.
“ahh...!! kenapa tidak terfikir olehku sedari tadi” ucap Jong Up yang tiba-tiba mendapat ide cemerlang.
Jong Up meng-Updatenya ke situs SNSnya dia juga berharap bahwa mereka semua sedang membukanya diwaktu itu juga agar mereka dapat membacanya langsung.
‘ ‘ ‘ ‘
Daehyun masih tidur diranjangnya dan dia masih sibuk membaca komentar dari para penggemarnya. Saat dia akan log out tiba-tiba sebuah pesan muncul di notif-nya. Dan Daehyun pun membukanya. Dia benar-benar gembira saat melihatnya lalu dia bangkit dan langsung mandi.
‘ ‘ ‘ ‘
Zelo, Young Jae dan Himchan mereka juga sedang membaca pesan tersebut dari ponselnya masing-masing.
Zelo langsung bersemangat dan dia mengambil Sweeternya dan langsung pergi begitu saja kesuatu tempat.
Young Jae dia langsung melempar bantal busanya dan segera berganti pakaian.
Sedangkan Himchan dia langsung pergi begitu saja tanpa mematikan Televisinya. Dan saat itu adalah saat Young Guk sedang mengucapkan rasa trimakasihnya kepada para Baby’s dan para staff dan semuanya yang tlah membantu mereka sampai ketitik puncak tersebut.
“Kami sangat senang karena ini. Kami B.A.P sangat berterima kasih pada para penggemar kami (Baby) aku senang karena mereka menerima music kami dengat baik dan respon masyarakat yang juga ikut berantusias dan sorak-sorai. Terima kasih kepada orang yang telah membuatnya menjadi mungkin bagi kita B.A.P untuk datang ke tempat ini CEO Lee Taesung, Direktur Park, manager Kang, dan para staff family kami yang juga ikut membantu kami untuk melakukan semuanya selama ini. Kami sangat berterima kasih dan ini adalah hal yang sangat mengharukan bagi kami. Aku berharap para penggemar kami tidak akan melupakan kami dimanapun kami berada. Thank you Baby”
Itulah yang dikatakan oleh Young Guk dalam DVD yang sedang berputar.
‘ ‘ ‘ ‘
Daehyun sampai ketempat itu terlebih dahulu. Dia menatap Coffee Shop dalam senyumnya. Daehyun melangkah tapi?? Ups?? Ternyata bukan dia yang sampai terlebih dahulu ternyata disana ada Young Jae yang sedang menatap pintu Coffee Shop.
“apa itu kau Yoo Young Jae?” ucap Daehyun. Young Jae berbalik dan dia tersenyum pada Daehyun. Senyumnya mengisyaratkan bahwa dia adalah Young Jae sahabatnya.
Daehyun pun menghampiri Young Jae dia langsung memeluknya erat-erat. Seperti mengisyaratkan bahwa mereka tak harus berpisah lagi.
Dari jauh Zelo melihatnya dia juga tersenyum dan menghampiri mereka.
“apa itu kalian Hyung? Aku sangat merindukan kalian slama ini” ucap Zelo yang matanya sudah berkaca karena sangat merindukan Hyung-hyungnya slama ini.
Daehyun dan Young Jae saling menatap dan merangkul Zelo mereka berdua kompak untuk mengelus rambut Zelo.
“aku juga merindukanmu” ucap Young Jae.
“nado” lengkap Daehyun. Merekapun tertawa bersama.
“apa ini sebuah adegan drama kenapa sangat melow, ah..? Rasanya aku ingin menagis sekarang juga” ucap seseorang yang melihat mereka bertiga.
“hyung??? Kau juga datang!!” serempak mereka bertiga berkata seperti itu saat melihat namja tersebut yang ternyata Himchan.
“kenapa kalian meneriakiku?” keluh Himchan.
“ah?? Aku terlambat maaf” ucap seseorang yang sangat kelelahan karena telah berlari begitu cepatnya.
Mereka berempat menatapnya aneh. Membuat Jong Up yang baru datang menengadah melihat Hyung dan Dongsaeng-nya. “kyaaa....???” teriak mereka berempat dan langsung membully Jong Up yang baru datang dan sangat kelelahan tersebut.
“ah... Ah.. Mian.. Aaaa?” teriak Jong Up yang sedang di-Bully oleh ke-4 orang tersebut.
‘ ‘ ‘ ‘
-di terotoar besar yang menuju Coffee Shop-
“apa itu dia? Tapi kenapa kita tidak melihatnya disini dan dimanapun apa kau menipu kami” ucap Young Jae pada Jong Up.
“aku.. Aku tidak yakin tapi itu yang terlihat di-ponselku” ucap Jong Up takut-takut. Dia takut terkena Bully lagi oleh mereka.
“coba aku lihat” Daehyun lalu menarik ponsel Jong Up begitu saja dari tangannya dan Zelo pun ikutan melihatnya disamping Daehyun.
Sedari tadi Himchan hanya terdiam dan melihat pada kompas kecilnya. Kompas yang pernah dia gunakan bersama Jong Up waktu itu. Waktu pertama kali mereka mencari Coffee Shop. Dan itu adalah dimana mereka baru terbentuk sebuah grup ini (B.A.P). Jong Up menatapnya (Himchan) dalam diam dia juga tersenyum.
‘ ‘ ‘ ‘
Young Guk? dia sedang mengelilingi Kota Seoul seorang diri.tak tau mengapa tapi langkanya berputar hanya diarea tersebut (area Coffee Shop). Dia berjalan dan terus berjalan hingga pada akhirnya matanya melihat ke-5 orang yang juga sedang mencarinya. Young Guk tersenyum dan dia berlari mendekati mereka.
Dari jauh Himchan melihat Young Guk yang sedang berlari. Dia berdiri dengan tegak dan juga ikut menghampirinya Young Jae, Daehyun Jong Up dan juga Zelo melihat Himchan yang melangkah pergi. Mereka ber-4 memandang Himchan dengan penuh tanda tanya. Tapi saat mereka tau seseorang dari jauh yang sedang berlari. Mereka ber-4 pun tau kenapa Himchan berjalan menjauh dari mereka.
Merekapun juga ikut berlari menghampiri Young Guk. Seperti sebuah pertandingan maraton mereka semua saling menyalip dan adu kecepatan agar sampai kepelukan Young Guk terlebih dulu. Young Guk pun merentangkan tangannya untuk menyambut sahabat-sahabatnya tersebut.
Merekapun memeluk Young Guk dengan sangat gembira membuat Young Guk yang sekarang berada ditengah merasakan bahwa dia sulit bernafas.
‘ ‘ ‘ ‘
-di Coffee Shop-
Mereka saling melepas rindu yang slama ini mereka timbun bersama. Ini adalah kali pertamanya mereka bertemu lagi selama 4 tahun yang lalu. Mereka saling berbagi dan bercerita selama apa yang mereka lakukan selama ini.
Young Guk duduk dipojok dengan kertas yang sedang dia pegang. Himchan memandangnya dan menghampiri Young Guk.
“apa yang kamu lakukan? Apa kau masih sibuk dengan pekerjaanmu?” tanya Himchan.
“ani..? Aku sendang merencanakan bahwa kita akan ComeBack akhir bulan ini”
“mwo???” jawab serentak mereka ber-5.
“apa-apaan ini? Kenapa cepat sekali. Baru saja kita bertemu kenapa cepat sekali, ah.. kepalaku.” keluh Young Jae.
“bukankah itu baik, tadi pagi saat aku men-Tweet dan disana banyak sekali yang menanyakan kapan kita ComeBack” jawab Daehyun. Young Guk hanya tersenyum menanggapinya.
“tapi apa kita akan membawa lagu dengan aliran Hip-Hop lagi” tanya Zelo.
“ani, shireo!!!” teriak Daehyun.
“wae, hyung” tanya Jong Up.
“aku takut suaraku yang akan menonjol dan aku kasian pada kalian semua hahahha” ucap Daehyun sambil tertawa lepas. Mereka yang mendengarnya langsung lemas seketika.
“tapi apa kau sudah menyiapkannya hyung, lagu untuk Comeback kita” tanya Young Jae serius. Young Guk mengangguk.
“kita akan membuat penggemar kita terkejut dengan ini” ucap Young Guk.
“lalu Genre seperti apa yang akan kita bawakan.” tanya Jong Up.
“bagaimana jika Rock dan Jazz” usul Daehyun.
“ani.. Aku ingin yang lebih lembut dari itu”
“bagaimana jika R&B slow dengan tambahan akustik itu akan terlihat seperti music yang lembut dan manis” ucap Young Jae tiba-tiba.
“apa seperti No Mercy??” tanya Jong Up dengan polosnya.
“hya.. Bukankah No Mercy itu music tradisional yang kita campur dengan Hip-Hop. Apa selama ini kau tak tau perbedaan R&B dan Hip-Hop” celoteh Daehyun yang sedikit naik pitam.
“ohh.. Mian hyung” ucap Jong Up yang agak bergeser dari duduknya.
“apa kalian membutuhkan seorang model” tanya Himchan tiba-tiba.
“aniiii!!!!” seru mereka (Young Guk, Daehyun, Young Jae, Jong Up dan Zelo) serempak.
‘ ‘ ‘ ‘
Sambil beranjak dari Coffee Shop mereka masih membicarakan Comeback mereka diakhir bulan ini. Seperti sebelumnya mereka saling bercanda satu sama lain.
“hyung tapi apa kau sudah menentukan judul untuk lagu kita?” tanya Zelo.
“Where Are You What Are You Doing”
“wow??” ucap Zelo kembali.
“wae?” jawab Himchan
“aku merasa itu terlalu panjang” terus Zelo.
“tapi apa ada makna tersendiri di lagu ini?” tanya Jong Up
“apa kau merindukan kami?” tanya Young Jae.
“ani.. Aku hanya merindukan para Baby”
“nado-nado” tambah Daehyun
“aku tidak yakin tentang itu” selidik Himchan Young Guk hanya tersenyum menangapinya.
“tapi apa yang kalian lakukan selama ini” tanya Young Guk
“aku hanya membuat origami pesawat, dan itu sangat membosankan.” jawab Zelo.
“dan aku hanya menari setiap hari, berharap kalian melihatku saat itu” terawang Jong Up.
“hyung tapi apa yang kau lakukan setelah melaksanakan wamil 2 tahun lalu kenapa kau pergi
ke London tanpa bicara satu kata pun pada kami?” tanya Daehyun pada Young Guk.
“aku hanya merasa aku butuh istirahat.”
“hay?? Apa benar kalian tidak akan menggunakan model untuk Music Video kita??”
“kau terlalu melow aku membenci itu” celetuk Daehyun yang langsung mendapat tatapan tajam dari Himchan. Himchan pun berjalan mendekati Daehyun. Seketika Daehyun langsung berlari menghindari amukan dari Himchan.
“Hyung aku mita maaf,” teriak Daehyun sambil berlari menghindari kejaran Himchan.
Young Jae, Jong Up, Zelo dan jugaYoung Guk masih berjalan dibelakang. Berbeda dari mereka bertiga Young Guk berjalan sambil menerawang langit. Dalam hati Young Guk berterimakasih karena dia bisa bersama B.A.P lagi.
“inilah kehidupanku yang sebenarnya kehidupanku yang slalu bersama mereka (B.A.P). Aku menyadarinya setelah aku pergi sekian lama dari mereka. Aku? Kami? B.A.P akan slalu bersama untuk para penggemar kami, penggemar yang sangat antusias untuk slalu mendukung kami, penggemar yang slalu ada disekeliling kami. Ya inilah kami B.A.P kami akan memulai sebuah pertempuran dunia lagi dari sekian lama kami Hiatus, kami akan meluluhkan Bumi dengan music yang kami buat bersama dengan sebuah coretan kecil, Baby kami kembali apa kalian merindukan kami?? Apa kalian siap dengan music baru kami? Mari kita bangkit lagi dan memulai peperangan lagi. Peperangan yang tanpa henti dan lelah. Thank you Baby”
Daehyun dan Himchan pun berjalan menghampiri mereka yang tertinggal dibelakang. Mereka berjalan bersama menyusuri sore di Seoul. Langkah demi langkahpun mereka lalui dengan canda dan tawa yang mereka buat. Dengan diiringi music yang senada dengan indahnya pertemuan mereka kembali. Mungkin ini bukanlah sebuah akhir tapi sebuah titik awal yang cukup indah untuk mereka. Titik dimana mereka akan kembali lagi sebagai seorang Grup. (B.A.P Yes Sir!!)
Tapi apa yang sebenarnya terjadi 4 tahun silam kenapa mereka berpisah dan Hiatus yang begitu panjang?? Entah itu adalah rahasia mereka ber-6. Lalu kenapa mereka tidak saling menghubungi satu sama lain? Kenapa mereka tidak saling bertemu dan menyapa? Apa yang sebenarnya terjadi? Itu juga rahasia mereka. Tapi yang terpenting saat ini adalah mereka yang sudah bersama lagi, bersama untuk menyapa para penggemar yang telah menanti mereka.
‘ ‘ ‘ ‘
Aku masih tertidur saat aku merindukanmu
Kau dimana? Apa yang kau lakukan? Apa kau baik-baik saja?
Karena kau tak di sampingku, sendiri, hari yang sepi
Bisakah kau mendengarnya? Bisakah kau melihatnya? Hatiku?
Aku harap itu sampai padamu
The End~~~~~~
Note: maaf jika endingnya gaje ngga ada feel nya ngga bagus dan gantung. Maaf banget mungkin dilain waktu aku akan menebusnya dengan yang lebih baik. Maaf :( .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar